English French Russian Japanese Arabic


Belajar Cepat Membaca Al-Qur’an dengan Metode Kinayah

Malika Aulia Fath, Santri LPQ-Qira'atul Hafs
Metode Kinayah merupakan salah satu dari lima metode belajar baca al- Qur’an  yang direkomendasikan oleh para blogger terkenal di tanah air seperti Anne Ahira; http://www.AnneAhira.com, Suparno; http:// www.digdoyo.com, dan Alqolam; http://www.belajarmembacaquran.net.

Lima metode belajar baca al-Qur’an yang dimaksud adalah Metode Iqra : Pengajarannya tanpa dieja. Metode Qiroati : Membaca tartil dan tajwid. Metode Yanbua : Membaca sesuai kaidah ilmu tajwid. Metode Kinayah : Penggunaan otak kanan dalam proses belajar. Metode Ummi : Membaca sesuai kaidah tajwid, tartil dan menghafal cepat.

Belajar cepat membaca al- Qur'an dengan metode kinayah, yaitu metode pembelajaran dan pengenalan huruf hijaiyyah dengan sistem 5-8 jam. Belajar cepat membaca al- Qur'an dengan metode ini sangat cocok untuk mereka yang sama sekali belum mengenal huruf hijaiyyah atau untuk mereka yang masih sering salah tentang huruf di dalam al- Qur'an. Jika dijalankan dengan tekun dan intensif, metode ini termasuk mudah dan simple.

Metode Kinayah yang digunakan untuk pembelajaran juga cocok untuk mereka yang berusia 10 tahun sampai lansia. Metodenya simple dan membuat banyak orang merasa nyaman dan berhasil dengan metode ini, yaitu dengan memfungsikan otak kanan untuk menyimpan data atau memory huruf yang sudah diterima para peserta tanpa harus menghafal secara serius.

Dengan metode ini, seseorang bisa selalu mengingat apa yang sudah disampaikan oleh instruktur jadi bisa menghindari kesalahan dalam membaca. Kesalahan membaca biasanya sering terjadi pada mereka yang baru belajar membaca al- Qur'an.

Belajar cepat membaca al- Qur'an dengan metode Kinayah  yang disusun /diciptakan pertama kali oleh Kinkin Mulyati, seorang pendidik dan juru dakwah yang berlatar belakang pendidikan al- Qur'an dan juga mempunyai banyak pengalaman dalam mengajar al- Qur'an.

Menurut Kinkin Mulyati, setelah metode ini dipraktekkan di mana-mana, seprti ta’lim dan majelis ilmu di perkantoran, lembaga kursus yang ia kelola sendiri ternyata metode ini memiliki tingkat keberhasilan mencapai  95%.  Dan, dari hasil  analisanya, sisa 5% -nya adalah orang  yang tidak sukses belajar al- Qur'an dengan metode ini. Setelah dianalisa ternyata ada beberapa hal yang membuat seseorang tidak berhasil belajar cepat membaca al-Qur’an dengan metode ini,  diantaranya adalah sebagai berikut :

 Tidak mengikuti standarisasi di dalam pelatihan. Dengan metode ini, yang paling penting adalah pertemuan pertama dan kedua, jadi mereka yang tidak datang pada pertemuan pertama dan kedua ini maka sulit memahami pembelajaran pada pertemuan selanjutnya. 

Tidak mengikuti tata cara belajar sesuai dengan aturan yang sudah diterapkan. Misalnya dalam pertemuan pertama dan kedua, mereka diharuskan untuk mengingat apa yang disampaikan instruktur, bukannya menulis dan menghafal.

Mereka yang usianya masih di bawah 10 tahun atau daya konsentrasinya hilang saat pembelajaran.

Belajar cepat membaca al-Qur'an ini bisa Anda latih terus-menerus dengan bantuan teknologi yang memungkinkan efisiensi waktu dan uang seperti menggunakan bantuan pena al- Qolam yang bisa Anda gunakan di manapun dan kapanpun tanpa mengganggu kesibukan Anda yang lain. Produk yang ditawarkan ada berbagai macam yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda.

Sementara itu, menurut AnneAhira.com, jika disikapi dengan positif, kemajemukan teknologi memungkin seseorang bisa mempelajari sesuatu dengan cepat. Sehingga bisa memangkas dari sisi waktu dan uang. Salah satunya adalah belajar cara membaca al-Qur’an dengan menggunakan metode Kinayah, Anda dapat belajar cara cepat baca al-Qur’an.

”Kalau zaman dulu untuk bisa membaca al-Qur’an dimulai dengan menghafal huruf-huruf hijaiyah, kemudian belajar merangkai dengan cara dieja satu kata-satu kata. Lalu, kalau sudah mahir, baru bisa membaca kalimat sekaligus. Waktu untuk bisa membaca kalimat dengan lancar bisa tahunan,” kata Anne Ahira.

Kemudian muncul metode Iqra, cara membaca al-Qur’an yang lebih canggih dan bisa memangkas waktu. Tapi, waktu yang diperlukan masih tetap lama. Kini ada metode Kinayah yang bisa lebih cepat lagi, ujarnya.

“Bayangkan dalam waktu 8-5 kali pertemuan saja, Anda yang tadi buta dan tak bisa membaca al-Qur’an, isya Allah bisa dengan lancar. Metode Kinayah adalah metode membaca al-Qur’an dengan memanfaatkan kelebihan otak kanan.” Ungkap blogger terkenal ini di blognya. [] ris/Berbagai sumber. 


1 comments:

Silahkan Masukan Kritik dan Saran Anda

 
Support : Kinkin Mulyati | Ahmad Saeful Muslim
Copyright © 2013. Kinkin Mulyati - All Rights Reserved
Created by Creating Website Published by Cherocheri
Proudly powered by Blogger